LPPL RADIO GAGAK RIMANG 105,9 FM

Jl.Reksodiputro Timur No 54 Komplek Taman Tirtonadi Blora- Jawa Tengah Telp : ( 0296 ) 531712.

Kasiyanto,se

DIREKTUR UTAMA LPPL RADIO GAGAK RIMANG FM BLORA- JAWA TENGAH.

M. Taufiq Qurohman

DIREKTUR SIARAN LPPL RADIO GAGAK RIMANG FM BLORA-JAWA TENGAH.

Ari Istiyaningsih

DIREKTUR ADMINISTRASI LPPL RADIO GAGAK RIMANG FM BLORA-JAWA TENGAH

Teguh Rudiyanto

Bidang Penyiaran dan Pemberitaan

Sukamto

Bidang Teknis

Eny Susanti

Bidang Pengelolaan Administrasi dan Umum

Adi Rahmat Widodo

Bidang Pengelolaan Keuangan dan Pemasaran

Seputar Blora

Tari Kreasi Berkisah Cinta Segitiga Tampil di FBC 2020


GAGAKRIMANGFM.COM | BLORA - Delegasi seni Sulawesi Barat kembali memikat peminat seni tari dengan menampilkan tarian kreasi eksotis yang membawa pesan mendalam di helatan Festival Bambangan Cakil 2020.

Kali ini, Sanggar Kalaki Mandar menampilkan Tari Pandeng Mamea yang berkisah tentang cinta segi tiga, Senin (28/12/2020).

Ketua Sanggar Kalaki Mandar, Abdulloh mengungkapkan, tarian ini terinspirasi dari budaya siriq yang sangat dijunjung tinggi Suku Mandar di Sulawesi.

Budaya Siriq adalah budaya untuk tidak melanggar aturan adat dan menjaga perilaku dalam masyarakat.

“Tari ini menceritakan tentang cinta segi tiga di tanah Mandar. Yakni, kisah cinta Sitti Haddara dan Ca Bulung. Kisah cinta keduanya disertai dengan hadirnya orang ketiga yang akhirnya membawa kisah cinta ini berakhir tragis,” terangnya.

Tarian ini ditampilkan dengan iringan musik yang sesuai dengan latar cerita. Di akhir adegan, ketiga tokoh yang terlibat cinta segi tiga tersebut berakhir meregang nyawa.

 Di akhir adegan, Ca Bulung menghujamkan senjata tajam ke perutnya.

“Hal itu dilakukan demi menjaga siriq, serta adat yang telah dilanggar oleh Sitti Haddara dan selingkuhannya,” ungkap Abdulloh.

Abdulloh mengatakan, dalam tradisi Mandar terdapat untaian kata-kata mutiara yang berbunyi To mettugalang masseq di pau paunna, Naiisang siriq, naissang adaq. Dota mappelei lino.

Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, artinya Orang yang berpegang teguh pada prinsipnya, punya rasa malu dan taat pada adat.

Penampilan tari Pandeng Mamea menjadi warna tersendiri di Festival Bambangan Cakil 2020.

“Nilai-nilai moral dan amanat yang tersirat dalam ragam tarian nusantara sudah seharusnya menjadi inspirasi bagi kita bersama. Terlebih saat bangsa ini sedang berjuang dengan spirit revolusi mental,” ungkap tuan rumah Festival Bambangan Cakil 2020 yang juga Kepala Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati Kabupaten Blora, Sugiyono.

Festival Bambangan Cakil 2020 berlangsung mulai hari Senin (21/12/2020) dan akan berakhir pada 31 Desember 2020 mendatang. Selama pelaksanaan festival, panitia memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

Festival ini juga dapat disaksikan melalui video streaming pada Channel Youtube Pengkoljagong Sapta Pesona. Untuk jadwal tampil dan serba-serbi festival, diinformasikan pada halaman Facebook Pengkoljagong Sapta Pesona. (Dinkominfo Kab. Blora/Tim Publikasi FBC)

Kata penyiar

Tya Aristya

“Hidup itu bukan soal menemukan diri Anda sendiri, hidup itu membuat diri Anda sendiri.”

Sabella Ovi

“Hidup yang baik adalah hidup yang diinspirasi oleh cinta dan dipandu oleh ilmu pengetahuan.”

Emillia Vina

“Hal yang paling penting adalah menikmati hidupmu, menjadi bahagia, apapun yang terjadi.”

Fitri Novita

“Hidup itu bukan soal menemukan diri Anda sendiri, hidup itu membuat diri Anda sendiri.”

Andri Sanjaya

“Hidup itu sederhana, kita yang membuatnya sulit.”

Teguh Rudiyanto

“Saya memiliki filosofi yang sederhana: isi apa yang kosong, kosongkan apa yang terlalu penuh.”

Pippo Alvaro

“You Have Enough.”

Bung Aan

“Tujuan hidup kita adalah menjadi bahagia.”

Adi Kethuk

“Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo..”

Designed By Templatezy

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.