LPPL RADIO GAGAK RIMANG 105,9 FM

Jl.Reksodiputro Timur No 54 Komplek Taman Tirtonadi Blora- Jawa Tengah Telp : ( 0296 ) 531712.

Kasiyanto,se

DIREKTUR UTAMA LPPL RADIO GAGAK RIMANG FM BLORA- JAWA TENGAH.

M. Taufiq Qurohman

DIREKTUR SIARAN LPPL RADIO GAGAK RIMANG FM BLORA-JAWA TENGAH.

Ari Istiyaningsih

DIREKTUR ADMINISTRASI LPPL RADIO GAGAK RIMANG FM BLORA-JAWA TENGAH

Teguh Rudiyanto

Bidang Penyiaran dan Pemberitaan

Sukamto

Bidang Teknis

Eny Susanti

Bidang Pengelolaan Administrasi dan Umum

Adi Rahmat Widodo

Bidang Pengelolaan Keuangan dan Pemasaran

Seputar Blora

Kepala Puskesmas Ngroto Gugur Terpapar Covid-19



GAGAKRIMANGFM.COM | Blora - 
Kepala Puskesmas Ngroto, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Nuryanta meninggal dunia akibat terpapar virus korona (Covid-19).

Jenazah alnarhum pada Rabu siang (23/9/2020) dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sukma Kencana, Kecamatan Randublatung.

Proses pemakaman dilaksanakan sesuai protokol Covid-19 secara tertutup oleh petugas khusus.

Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, hadir memberikan penghormatan terakhir di gerbang TMP Sukma Kencana bersama perwakilan Dinas Kesehatan dan Camat Randublatung, beserta beberapa tenaga kesehatan lainnya.

Ia mengungkapkan rasa duka cita atas gugurnya satu tenaga medis yang juga merangkap sebagai Kepala Puskesmas ini.

Kami mewakili Pemkab serta seluruh masyarakat Blora pada umumnya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Pak Nuryanta.

Beliau telah mengabdikan dirinya dengan begitu luar biasa dalam penanganan pandemi Covid-19 ini hingga Allah SWT memanggilnya.

"Semoga husnul khotimah, semua pengabdiannya bisa menjadi amal ibadah dan diterima di sisi terbaik Allah SWT, aamiin,” ungkap H. Arief Rohman.

Pemakaman di TMP Sukma Kencana ini sebagai wujud penghormatan terakhir untuk almarhum yang telah gugur sebagai pahlawan kesehatan dalam tugas penanganan pandemi Covid-19.

"Semoga ini yang terakhir, jangan sampai ada lagi tenaga kesehatan kita yang jatuh sakit terpapar Covid-19,” tambahnya.

Pihaknya juga memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap sabar dan kuat dalam menghadapi cobaan ini.

Begitu juga kepada seluruh tenaga kesehatan yang saat ini masih terus berjuang menangani pandemi Covid-19 di Kabupaten Blora, agar tetap semangat.

Sampai saat ini menurutnya sudah ada dua tenaga kesehatan yang gugur akibat terpapar Covid-19. Yang pertama adalah dr. Hery Prasetyo (Dokter RSUD dr R.Soetijono Blora) yang meninggal pada 19 Agustus 2020, dan kini Nuryanta (Kepala Puskesmas Ngroto, Kecamatan Cepu). Keduanya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Blora, dr. Henny Indriyanti, M.Kes menyampaikan bahwa Nuryanta,  meninggal pada Selasa malam (22/9/2020) pukul 23.30 WIB dalam perawatan di RSUD Moewardi Solo.

Sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Randublatung pada 17 September 2020. Kemudian karena kondisinya memburuk dirujuk ke RSUD Cepu pada 18 September 2020, dan 19 September 2020 dibawa ke RSUD Muwardi Solo.

"Almarhum mempunyai penyakit penyerta berupa diabetes melitus dan hipertensi,” terang dr. Henny.

Ia menjelaskan, atas peristiwa tersebut, untuk sementara waktu pelayanan di Puskesmas Ngroto ditutup selama tiga hari, mulai tanggal 23 hingga 25 September 2020.

“Terhitung hari ini, pelayanan puskemas di Ngroto kita tutup selama tiga hari. Hal itu untuk dilakukan sterilisasi,” jelas Henny.

Adapun pelayanan kesehatan dialihkan ke puskesmas-puskemas terdekat, salah satunya di Puskemas Cepu. Sedangkan untuk seluruh pegawai puskemas dan keluarga sudah dilakukan tes swab PCR.

Pihaknya juga tengah melakukan tracing dari orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan almarhum Nuryanta.

“Kemarin setelah diketahui psotif terpapar Covid-19, sudah kami lakukan swab kepada seluruh pegawai. Begitu juga dengan keluarganya. Hasilnya belum keluar. Mudah-mudah negatif,” terangnya.

Sedangkan berdasarkan data monitoring dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, per 23 September 2020 ini jumlah total sebanyak 396 kasus, rinciannya 339 kasus sembuh, 31 kasus masih dirawat, dan 26 kasus meninggal dunia.

Kata penyiar

Tya Aristya

“Hidup itu bukan soal menemukan diri Anda sendiri, hidup itu membuat diri Anda sendiri.”

Sabella Ovi

“Hidup yang baik adalah hidup yang diinspirasi oleh cinta dan dipandu oleh ilmu pengetahuan.”

Emillia Vina

“Hal yang paling penting adalah menikmati hidupmu, menjadi bahagia, apapun yang terjadi.”

Fitri Novita

“Hidup itu bukan soal menemukan diri Anda sendiri, hidup itu membuat diri Anda sendiri.”

Andri Sanjaya

“Hidup itu sederhana, kita yang membuatnya sulit.”

Teguh Rudiyanto

“Saya memiliki filosofi yang sederhana: isi apa yang kosong, kosongkan apa yang terlalu penuh.”

Pippo Alvaro

“You Have Enough.”

Bung Aan

“Tujuan hidup kita adalah menjadi bahagia.”

Adi Kethuk

“Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo..”

Designed By Templatezy

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.